PENINGKATAN AKSES PELAYANAN KESEHATAN DAN GIZI YANG BERKUALITAS BAGI IBU DAN ANAK
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kesehatan
merupakan hak asasi manusia dan salah satu unsur kesejahteraan
yang harus diwujudkan dan dipenuhi. Dalam Undang-Undang
Dasar Negara Republik Indonesia 1945 Pasal 28 A menyebutkan
bahwa setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya.
Menurut peraturan tersebut
bahwa hak untuk hidup dan mempertahankan kehidupannya sangat terkait dengan kesehatan sebagai
salah satu kebutuhan dasar manusia
dan unsur kesejahteraan manusia. Sehat menurut WHO (World Health Organization) (1992) adalah suatu keadaan yang sempurna baik fisik, mental dan sosial tidak
hanya bebas dari penyakit atau
kelemahan.
Pembangunan kesehatan merupakan upaya untuk
memenuhi salah satu hak dasar rakyat, yaitu hak untuk memperoleh pelayanan
kesehatan. Pembangunan kesehatan harus dipandang sebagai suatu investasi untuk
peningkatan kualitas sumber daya manusia dan mendukung pembangunan ekonomi,
serta memiliki peran penting dalam upaya penanggulangan kemiskinan.
Pembangunan kesehatan dihadapkan pada berbagai
permasalahan penting antara lain disparitas status kesehatan, beban ganda
penyakit, kualitas, pemerataan dan keterjangkauan pelayanan kesehatan, pelindungan masyarakat di bidang obat dan makanan, serta perilaku hidup bersih
dan sehat. Beberapa masalah penting lainnya yang perlu ditangani segera adalah
peningkatan akses penduduk miskin terhadap pelayanan kesehatan, penanganan
masalah gizi buruk, penanggulangan wabah penyakit menular, pelayanan kesehatan
di daerah bencana, dan pemenuhan jumlah dan penyebaran tenaga kesehatan.
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana peningkatan akses pelayanan kesehatan dan gizi bagi ibu dan anak ?
C. Tujuan
1.
Tujuan Umum
Meningkatkan kesadaran dan pemahaman
masyarakat mengenai peningkatan akses pelayanan kesehatan dan gizi berkualitas
bagi ibu dan anak
2.
Tujuan Khusus
Tujuan khusus pelayanan asuhan kesehatan gigi dan
mulut adalah :
a. Meningkatkan
akses pelayanan kesehatan dan gizi bagi ibu dan anak.
b. Meningkatkan pengetahuan kesadaran masyarakat mengenai
akses pelayanan kesehatan dan gizi bagi ibu dan anak.
C. Manfaat
a. Bagi Masyarakat
Memberikan gambaran tentang peningkatan
akses pelayanan kesehatan dan gizi berkualitas ibu dan anak
b. Bagi Mahasiswa
Memberikan pengetahuan dan pengalaman secara langsung dalam memberikan peningkatan akses pelayanan kesehatan dan gizi berkualitas ibu dan anak.
BAB II
ISI
A. Pengertian
Pembangunan kesehatan merupakan upaya untuk memenuhi salah satu hak
dasar rakyat, yaitu hak rakyat untuk memperoleh akses atas kebutuhan pelayanan
kesehatan. Pengertian pelayanan kesehatan banyak macamnya. Menurut
pendapat Levey dan Loomba (1973), Pelayanan kesehatan adalah setiap upaya yang
diselenggarakan sendiri atau secara bersama-sama dalam suatu organisasi untuk
memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta
memulihkan kesehatan perorangan, keluarga, kelompok dan ataupun
masyarakat.Pelayanan dan monitoring ibu hamil, ibu melahirkan, dan ibu menyusui
ditingkatkan melalui pemeriksaan kehamilan, imunisasi, identifikasi risiko
tinggi kehamilan dan tindak lanjutnya, pelayanan ibu menyusui dan pertolongan
oleh tenaga terlatih. Pelayanan dan monitoring ibu hamil, ibu melahirkan, dan
ibu menyusui ditingkatkan melalui pemeriksaan kehamilan, imunisasi,
identifikasi risiko tinggi kehamilan dan tindak lanjutnya, pelayanan ibu
menyusui dan pertolongan oleh tenaga terlatih.Pelayanan bayi dan anak
prasekolah termasuk murid Taman Kanak-kanak dilakukan melalui penelitian dan
pengamatan dari pertumbuhan dan perkembangan secara berkala, imunisasi,
identifikasi risiko tinggi dengan tindak lanjut dan pencegahan dehidrasi. Peran serta masyarakat ditingkatkan
melalui penyuluhan yang terutama ditujukan kepada ibu dan dukun beranakserta
guru TK. Penyuluhan juga dilakukan melalui PKK.
B. Program Pembangunan
1. Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
Program ini menunjukan meliputi memperdayakan individu, keluarga, masyarakat untuk mengembangkan upaya kesehatan bersumber masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan program promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat :
a. Mengembangkan media komunikasi atau KIE.
b. Mengembangkan upaya kesehatan yang bersumber masyarakat dan generasi muda.
c. Meningkatkan pendidikan kesehatan masyarakat.
2. Program Lingkungan Sehat
Program ini menunjukan untuk lingkungan yang lebih sehat. Kegiatan yang dilaksanakan program lingkungan sehat meliputi :
a. Menyediakan air bersih
b. Mengawasi kualitas lingkungan
c. Mengendalikan dampak resiko lingkungan
3. Program Upaya Kesehatan Masyarakat
Program ini menunjukan untuk pemerataan, jumlah peningkatan, dan kualitas kesehatan melalui puskesmas keliling dan bidan desa. Kegiatan yang dilaksanakan program upaya kesehatan masyarakat :
a. Mengadakan, meningkatkan, dan perbaikan sarana prasarana
b. Pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat
c. Peningkatkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut.
4. Program Perbaikan Gizi Masyarakat
Program ini menunjukan untuk meningkatkan kesadaran gizi pada ibu hamil dan anak yang usia balita. Kegiatan ini dilaksanakan program perbaikan gizi masyarakat :
a. Untuk meningkatkan pendidikan gizi kepada ibu hamil dan anak balita
b. Untuk penanggulangi gizi untuk ibu hamil
C. Menu Makanan
Makanan selama ibu hamil yaitu susu, daging, sayur,
telur. Gizi anak perlu memberikan asi ekslusif
kepada anak. Asi ekslusif adalah pemberian air susu dalam 6 bulan pertama
kelhairan bayi oleh seorang ibu mempunyai tambahan apapun baik minuman maupun
makanan. Asi merupakan makanan pokok bagi bayi yang sangat dibutuhkan dalam
membangun sistem kekebalan tubuh secara alami dan sebagai makanan pertama yang
dinikmati oleh bayi.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Untuk
meningkatkan akses pelayanan kesehatan gizi pada ibu hamil dan anak, yaitu
pelayanan dan monitoring untuk pemeriksaan kehamilan, imunisasi dan
menyusi. Pembangunan kesehatan merupakan upaya untuk memenuhi salah satu
hak dasar rakyat, yaitu hak rakyat untuk memperoleh akses atas kebutuhan
pelayanan kesehatan. Pembangunan kesehatan harus
dipandang sebagai suatu investasi untuk peningkatan kualitas sumber daya
manusia dan mendukung pembangunan ekonomi, serta memiliki peran penting dalam
upaya penanggulangan kemiskinan.
DAFTAR PUSTAKA
1. sultonhamdani.wordpress.com(2017) peningkatan akses
pelayanan kesehatan dan gizi yang berkualitas bagi ibu dan anak
2. terapis
gigi dan mulut.wordpress.com(2017)peningkatan akses pelayanan kesehatan dan gizi
yang berkualitas bagi ibu dan anak





0 komentar:
Posting Komentar